PERANG HATI
Perang Hati
2 April 2008
Kau yang kemarin dihadapanku
Melemparkanku dalam lumpur hitam
Menginjak-injak
Mengibarkan bendera perang
Perang hati
Perang yang tak pernah kumenangkan
Dan kau sadari itu
Kau yang mendobrak pintuku
Memakiku saat petang
Malaikatku saat siang
Mimpi burukku saat di belakang
Kau pukul sekali lagi genderang perang
Perang yang tak pernah kumemangkan
Dan kau tahu semua itu
Kau yang membasuh mukaku dengan kotoran
Membakar satu buku karena satu coretan
Panglima perang angkat pedang
Siap menyerang
Perang yang tidak pernah aku menangkan
Perang yang tidak mungkin aku menangkan
Dan kau mengerti semua itu
Satu yang tidak kau sadari
Tidak kau tahu
Tidak kau mengerti
Aku tidak akan mundur selangkahpun
Tidak akan berkedip sekalipun
Inilah perangku
Panglima lumpur hitam yang terbenam
Perisai kotoran
Pedang hati
Jangan tutupi telingamu kali ini
Dengarkan pekik kemenangan
Aku tunggu di palagan
1 comment April 17, 2008




